DEMI IMPIANKU

Mana temanku . . .
Mana orang yg ku anggap sahabat . . .
Mana sang penghibur saat
Aku terluka dan berhiaskan air mata.

Meraka tak pernah ada . . .
Sahabatku tak pernah hadir
Sedetikpun di pelupuk mata . . .
Tapi aku tatap melangkah . . .
Meraih mimpiku . . . . . .

Meski luka menghias di dinding jiwa . . .
Meski raga sepi ditinggal pergi teman sejati . . .
Namun langkahku tak berhenti . . .
Hanya sampai di sini . . . . . .

Karena kini ku tak peduli lagi . . .
Sakit yang terlukis dihati
Teman yang tak lagi ingin temani . . .
Kerana aku akan tetap melangkah . . .
Wujudkan mimpiku . . .

Demi impianku . . .
Lelah ku kan tetap berlari.,.
Letih ku kan tetap melangkah . . .
Demi impianku . . .
Demi cita-cita yang telah
Sekian lama kulukis dalam
Lembaran kisah hidupku . . . .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s