PUISI UNTUK TUHAN

 

 

Kucoba berjalan sendiri
karena merasa kuat dan mampu
tanpa campur tangan seorang pun
di jalan hidup yang kutentukan sendiri.

 

Berjalan ke mana pun yang kumau
melakukan apa pun yang kuinginkan

 

hingga aku sampai di jalan buntu
yang gelap dan kelam
aku terjatuh dalam lubang kehancuran

 

Spontan aku meminta tolong
berseru memanggil nama Tuhan
dengan segera Kau ulurkan tangan
merengkuhku dalam kehangatan cinta-Nya

 

Kusadari besarnya cinta Tuhan
nyawa-Nya pun Dia relakan
gantikan nyawaku agar kuhidup
Dia tak pedulikan latar belakangku
atau apa pun yang kupunya

 

Terima kasih Tuhan atas cinta-Mu
yang tak bersyarat bagiku
aku tak dapat hidup di luar kasih-Mu, Tuhan
tetaplah bersamaku selamanya
sebab tanpa Tuhan, aku tak berarti

by:Ema Nainggolan

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s